BerandaOtoteknoTeknoKirim Foto dan Video di WhatsApp Bisa Auto HD, Gak Burik Lagi...

Kirim Foto dan Video di WhatsApp Bisa Auto HD, Gak Burik Lagi Deh

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Fitur berkirim media visual, baik gambar maupun video di aplikasi pesan instan di WhatsApp dengan kualitas tinggi atau HD memang sudah ada sejak lama.

Namun pengguna harus selalu memilih opsi HD setiap kali mengirim. Tentu hal itu cukup merepotkan, belum lagi jika lupa untuk memilih opsi HD, kualitas gambar yang dikirim menjadi tidak maksimal alias burik.

Nah, kini pengguna tak perlu repot lagi dengan hal tersebut, lantaran WhatsApp sudah menyediakan pengaturan untuk pengguna memilih kualitas media yang ingin mereka kirim secara default.

Fitur hasil pengembangan dari WhatsApp ini sendiri sebenarnya telah dirilis sejak Maret 2024 lalu. Namun saat itu, fitur tersebut hanya bisa dinikmati oleh pengguna WhatsApp Beta dalam program uji coba.

Penerbit Iklan Google Adsense

Namun kini, fitur opsi HD secara default itu bisa dinikmati oleh seluruh pengguna aplikasi pesan instan milik Meta Inc tersebut. Pengguna hanya perlu mengunduh versi terbarunya di Google Play Store maupun App Store.

Adapun fitur baru itu dapat ditemukan di menu ‘Penyimpanan dan Data’ di bagian setelan aplikasi. Dalam menu tersebut, pengguna bisa memilih default untuk kualitas foto dan video yang akan dikirim.

Memilih kualitas HD sebagai opsi default memungkinkan kualitas HD langsung terpilih saat hendak mengirim foto atau video. Namun perlu diperhatikan, bahwa memilih HD membuat proses pengiriman menjadi lebih lambat.

Pun untuk ukuran file yang dikirim jika memilih HD pun akan jauh lebih besar ketimbang kualitas standar. Sebab untuk foto akan dikirim dengan mempertahankan resolusi aslinya dengan minim kompresi. Sementara untuk video bakal dikirim dengan resolusi 720p.

Perlu dicatat bahwa pengaturan default untuk kualitas pengiriman media di chat tersebut berlaku sekaligus, baik untuk foto maupun video. Dengan kata lain, pengguna belum bisa menentukan kualitas default secara terpisah.

Temukan kami juga di Google News

Baca Juga :

BERITA LAINNYA

Ini Daftar HP yang Gak Kebagian Jatah HyperOS Versi Terbaru

Xiaomi akan menghadirkan versi terbaru dari operasi sistem (OS) baru mereka yang merupakan pengganti MIUI, yakni HyperOS 2.0 ke beberapa perangkatnya.

Syam Basrijal Sarankan Kombinasi NGFW, SIEM, dan DLP Demi Keamanan Data

Praktisi keamanan data dari PT Tri Kreasi Mandiri Teknologi, Syam Basrijal mengatakan bahwa ancaman keamanan siber di era digitalisasi akan terus berkembang canggih dan semakin kompleks.

Viral Password Pusat Data Nasional Pakai Admin#1234

Di X atau sebelumnya Twitter, ramai bahasan mengenai awal mula jebolnya Pusat Data Nasional yang dikelola oleh Kominfo ini. Diduga awal mula celah ini muncul adalah karena kelalaian, atau mungkin keterlibatan orang yang dekat dengan akses ke server Pusat Data Nasional.

APJII Sambut Positif Starlink Jadi Bagian Penyedua ISP di Indonesia

Sekjen APJII Zulfadly Syam, menilai bahwa hadirnya Starlink dari SpaceX dipandang sebagai bagian dari peramai bisnis layanan jaringan internet di Indonesia.

Perlunya Pendekatan Holistik dalam Membangun Sistem Keamanan Siber

Pengamat dan praktisi keamanan data, Syam Basrijal mengatakan bahwa persoalan keamanan data memang menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku bisnia yang bersentuhan dengan digitalisasi.

Waspada Keamanan Data di Era Digital

Data pribadi merupakan informasi yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi individu secara spesifik, seperti nama, alamat, nomor telepon, data finansial, dan informasi pribadi lainnya. Dalam konteks digital, data ini sering kali disimpan dan diproses secara elektronik.
Presiden dan Wakil Presiden 2024 - 2029
Sudaryono Jateng Satu
Munas 10 Forum Zakat

HOLOPIS FEEDS