BerandaNewsMiliterBakamla Gagalkan Penyelundupan Kayu Ilegal di Laut Banda

Bakamla Gagalkan Penyelundupan Kayu Ilegal di Laut Banda

Didapati kapal membawa muatan kayu olahan sebanyak 1.431 batang atau sekitar 53,1120 meter kubik.

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Bakamla RI berhasil menggagalkan upaya penyelundupan kayu illegal yang dilakukan oleh pelaku pencurian.

Tindakan tersebut bermula ketika kapal milik Bakamla yakni KN Pulau Marore-322 yang sedang melakukan patrolin mencurigai gerak-gerik KLM Baik Harapan 01 di perairan laut Banda pada Jumat (4/6).

“Kapal berbendera Indonesia kemudian diperiksa oleh tim VBSS KN Pulau Marore-322 dan didapati kapal membawa muatan kayu olahan sebanyak 1.431 batang atau sekitar 53,1120 meter kubik,” kata Tim Penanganan Perkara Unit Penindakan Hukum Bakamla RI yang dipimpin oleh Kapten Bakamla Sophy Sophian seperti dikutip Holopis.com, Jumat (14/6).

Adapun kayu yang akan diselundupkan tersebut mulai dari jenis jabon, jambu, dan meranti dengan dokumen perizinan yang tidak lengkap.

Penerbit Iklan Google Adsense

“Sehingga diduga kuat terjadi pelanggaran hukum,” tegasnya.

Kapal penyelundup kayu illegal itu kemudian diserahkan kepada Balai Gakkum KLHK Wilayah Sulawesi untuk menjalani Tindakan lebih lanjut. Penyerahan ini dilakukan melalui Penyidik Pos Gakkum LHK Kendari, Sulawesi Tenggara untuk proses hukum lebih lanjut, dan tertuang dalam Berita Acara Nomor: BA-07/HK.05.01/UPH/BAKAMLA/VI/2024 tanggal 7 Juni 2024.

Berdasarkan hasil Rapat Gelar Perkara, Tim Bakamla RI bersama Penyidik Gakkum KLHK RI dan Korwas PPNS Polda Sultra menyimpulkan bahwa terdapat cukup bukti permulaan untuk meningkatkan perkara ini ke tingkat penyidikan.

Nakhoda KLM Baik Harapan 01, LI usia 56 Tahun, disangkakan melanggar Pasal 83 Ayat (1) huruf b Jo Pasal 12 huruf e Undang-undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, yang telah diubah oleh Paragraf 4 Pasal 37 Undang-Undang RI Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja. La Isba juga dikenakan Pasal 88 ayat (1) huruf a juncto Pasal 16 Undang-undang Nomor 18 Tahun 2013 dengan ancaman pidana penjara hingga 5 tahun dan denda maksimal Rp2.500.000.000.

Kapten Bakamla Sophy Sophian kemudian berterima kasih atas kerja sama dan dukungan dari KLHK RI melalui Balai Gakkum KLHK Wilayah Sulawesi dan Pos Gakkum LHK Kendari.

“Penanganan perkara kapal KLM Baik Harapan 01 oleh unsur patroli KN Pulau Marore-322 ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian hutan dan mencegah kerusakan lingkungan hidup di wilayah perairan Indonesia,” pungkasnya.

Temukan kami juga di Google News

Baca Juga :

BERITA LAINNYA

TNI AU Bakal Diperkuat Radar Baru Produksi Perancis dan Ceko

TNI AU (Angkatan Udara) mengungkapkan bahwa wilayah udara Indonesia akan segera diperlengkapi radar yang lebih modern.

Jenderal Maruli Simanjuntak Bahas Penguatan Kerja Sama dengan Militer Filipina

KSAD (Kepala Staf Angkatan Darat) Jenderal Maruli Simanjuntak melakukan pertemuan dengan pimpinan AD Filipina, Lieutenant General Roy Galido.

TNI AU Gagalkan Penyelundupan Narkoba Berbalut Asam Sunti

TNI AU (Angkatan Udara) dan Avsec Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu sebanyak 110 gram.

Kodim Abdya Amankan Pemuda Pengedar Narkoba

Tim Intelijen TNI dari satuan Kodim 0110/Abdya menggagalkan upaya penyebaran narkoba di Desa Tengah Kecamatan Manggeng, Provinsi Aceh.

KSAU Terima Laporan Kenaikan Pangkat Pati TNI AU

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, menerima laporan kenaikan pangkat tujuh orang perwira tinggi (Pati) TNI Angkatan Udara (TNI AU).

22 Perwira Tinggi Naik Pangkat, Panglima TNI : Saya Tunggu Idenya

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memimpin langsung acara laporan Korps kenaikan pangkat 22 Perwira Tinggi (Pati) TNI.

HOLOPIS FEEDS