Senin, 17 Juni 2024
BerandaNewsInternasionalProtes Genosida, Kolombia Setop Pasok Batu Bara ke Israel

Protes Genosida, Kolombia Setop Pasok Batu Bara ke Israel

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Kolombia, Gustavo Petro menegaskan, bahwa pemerintahannya memutuskan untuk menghentikan pasokan batu bara ke Israel.

Jangan Lupa Berkurban !Cari Hewan Kurban Kuy Bareng Holopis.com

Dia menjelaskan, keputusan tersebut merupakan bentuk protes pihaknya atas krisis kemanusian di jalur Gaza, Palestina akibat dugaan aksi genosida yang dilakukan Israel.

“Kami akan menangguhkan ekspor batu bara ke Israel sampai genosida berhenti,” kata Petro dalam keterangannya, sepeti dikutip Holopis.com, Senin (10/6).

Dia menekankan implementasi dari keputusan pemerintahannya itu akan mulai berlaku lima hari setelah diumumkan secara resmi. Namun belum diketahui kapan keputusan tersebut akan diumumkan secara resmi.

- Advertisement -

Sebagaimana diketahui, Kolombia merupakan salah satu negara mitra utama Israel. Sebab 50 persen kebutuhan batu bara di Israel didapat dari Kolombia.

Pada bulan lalu, Petro juga telah mengumumkan Kolombia akan memutus hubungan diplolmatik dengan Israel dan berencana untuk membuka kedutaan di Palestina.

Selain itu, Kolombia sebelumnya juga telah mengumumkan rencana untuk menghentikan pembelian senjata buatan Israel.

Berbagai hal tersebut merupakan aksi protes Kolombia terhadap aksi genosida Israel terhadap warga Palestina. Petro pun telah berulang kali mengecam aksi Israel di Jalur Gaza.

Sebagaimana diketahui, aksi Israel di Jalur Gaza telah menewaskan hampir 37 ribu warga Palestina sejak Oktober 2024 lalu.

Terbaru, pasukan Israel baru saja menyelamatkan 4 warganya yang ditahan oleh Hamas sejak perang mereka meledak di bulan Oktober 2023 silam.

Namun bukannya menyelamatkan banyak orang, Israel justru dikabarkan membunuh lebih dari 200 orang dalam aksinya tersebut.

Pejabat Palestina mengatakan proses penyelamatan itu adalah serangan Israel yang paling beradarah dalam pertikaian Hamas dan Israel selama 8 bulan belakangan ini.

Laksana Muda Daniel Hagari mengatakan bahwa mereka mendapatkan serangan hebat saat proses tersebut, sehingga mereka mengklaim harus membalasnya dengan tembakan udara.

“Kami mengetahui kurang dari 100 orang (Palestina) menjadi korban. Saya tidak tahu berapa banyak dari mereka yang merupakan teroris,” kata Daniel Hagari, Minggu (9/6).

Temukan kami juga di Google News
BERITA LAINNYA

Bagaimana Nasib Gencatan Senjata Israel dan Palestina Hari Ini?

Usaha gencatan senjata antara Israel dan Palestina masih terus diusahakan oleh berbagai pihak.

Tentara Israel Pajang Foto Wanita Palestina yang Diduga Diculik, Netizen Ngamok

HOLOPIS.COM, JAKARTA - Perang antara Israel dan Hamas hingga sekarang masih jauh dari kata damai. Terlepas dari usaha berbagai negara untuk memberikan solusi kepada...

Prabowo Beri Selamat Untuk Kemenangan Claudia Sheinbaum : Indonesia Nantikan Peningkatan Kolaborasi

Prabowo Subianto memberikan ucapan selamat terhadap Claudia Sheinbaum yang secara resmi memenangkan Pemilihan Presiden Meksiko tahun 2024.
Presiden dan Wakil Presiden Terpilih 2024 - 2029

HOLOPIS FEEDS