Selasa, 18 Juni 2024
BerandaNewsPolhukamSilmy Karim Bilang Kemenkum HAM Sudah Tetapkan Wilayah Koordinasi Petugas Perwakilan Indonesia

Silmy Karim Bilang Kemenkum HAM Sudah Tetapkan Wilayah Koordinasi Petugas Perwakilan Indonesia

Secara rinci, Atase/Staf Teknis Imigrasi tersebar pada sembilan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), 11 Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) serta dua Konsulat. Jumlah tersebut hanya sekitar 11% dari jumlah seluruh Perwakilan RI.

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) dalam Rapat Koordinasi Atase Imigrasi di Los Angeles, Amerika Serikat pada 27-31 Mei lalu telah menetapkan wilayah koordinasi bagi petugas imigrasi di Perwakilan RI.

Jangan Lupa Berkurban !Cari Hewan Kurban Kuy Bareng Holopis.com

Ada beberapa resolusi penting yang dicetuskan dalam rapat tersebut. Hal ini seperti disampaikan oleh Direktur Jenderal Imigrasi, Silmy Karim. Ia mengatakan bahwa di dalam rapat tersebut, pihaknya menjawab pokok permasalahan yang ada, salah satunya adalah terkait dengan terbatasnya jumlah Atase/Staf Teknis Imigrasi dibandingkan dengan Perwakilan RI yang ada.

“Saat ini terdapat total 196 Perwakilan RI di seluruh dunia, namun dari jumlah tersebut, hanya ada 22 Perwakilan RI yang memiliki Atase Imigrasi,” kata Silmy dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com di Jakarta, Rabu (5/6).

Secara rinci, Atase/Staf Teknis Imigrasi tersebar pada sembilan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), 11 Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) serta dua Konsulat. Jumlah tersebut hanya sekitar 11% dari jumlah seluruh Perwakilan RI.

Adsense

Silmy juga menyebut bahwa keterbatasan jumlah Atase/Staf Teknis/Kepala Bidang Imigrasi pada Perwakilan RI di Luar Negeri mendorong ditetapkannya wilayah koordinasi bagi para pejabat tersebut. Hal ini dilakukan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian pada seluruh perwakilan RI di dunia.

“Saat ini, setiap pejabat Imigrasi yang bertugas pada perwakilan RI menjadi rujukan bagi perwakilan RI sekitar yang tidak memiliki pejabat Imigrasi,” tuturnya.

Situasi tersebut menjadi tantangan dalam memberikan pelayanan keimigrasian bagi WNI yang berada di perwakilan negara yang belum memiliki Pejabat Imigrasi. Merespon hal ini, Ditjen Imigrasi beserta Atase/Staf Teknis Imigrasi yang hadir menyepakati penetapan wilayah koordinasi.

“Sebagai contoh adalah Staf teknis imigrasi di KJRI LA. Selain memiliki wilayah kerja yang meliputi Arizona, Colorado, Hawaii, Utah, Nevada Selatan, California Selatan, dan daerah-daerah Kepulauan Pasifik di bawah teritori Amerika Serikat, staf teknis pada KJRI LA juga bertugas mengoordinasikan pelaksanaan fungsi keimigrasian di seluruh benua Amerika yang terdiri dari satu Kedutaan Besar di Washington DC, lima Konsulat Jenderal di Chicago (Illinois), Houston (Texas), Los Angeles (California), New York (New York), dan San Fransisco (California); serta satu konsulat kehormatan di Honolulu (Hawaii),” terangnya.

Menurutnya penetapan wilayah koordinasi ini akan menjadi dasar pelaksanaan tugas dan fungsi Atase/Staf Teknis/Kepala Bidang Imigrasi di luar wilayah akreditasi perwakilan tempat ditugaskan. Selain itu, hal ini juga dapat memastikan standar pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian di seluruh perwakilan RI di Luar Negeri tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Namun, hal ini belum pernah ditetapkan secara formal, sehingga perlu adanya penetapan wilayah koordinasi masing-masing Pejabat Imigrasi. Dengan penetapan wilayah koordinasi ini, diharapkan pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian di seluruh perwakilan RI di luar negeri dapat berjalan lebih optimal dan terstandar,” tambah Silmy.

Temukan kami juga di Google News
BERITA LAINNYA

Jerry Massie Yakin KPK Segera Tangkap Harun Masiku

Direktur eksekutif Political Public and Policy Studies (P3S) Jerry Massie mengatakan bahwa KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) pasti menangkap Harun Masiku dalam waktu dekat.

Muhadjir Pastikan Transisi Pemerintahan Berjalan Dengan Mulus

Muhadjir Effendy menyebut bahwa tidak ada kendala yang signifikan dalam persiapan transisi pemerintahan dari Presiden Jokowi (Joko Widodo) ke Presiden Terpilih Periode 2024-2029 Prabowo Subianto.

Mahfud MD Ingatkan Rusaknya Negara Gegara Pemerintah Gak Adil dan Intelektual Rusak

Pakar hukum tata negara, Mahfud MD, mengingatkan pesan dari Imam Al Ghazali tentang pentingnya rakyat, pemerintah dan kaum intelektual tertib jika ingin sebuah negara itu baik.
Presiden dan Wakil Presiden Terpilih 2024 - 2029

HOLOPIS FEEDS