Ustadz Alfie Alfandy Cemburu dengan Kematian Babe Cabita


Oleh : Muhammad Ibnu Idris

HOLOPIS.COM, JAKARTA - Aktor sekaligus pendakwah, Ustadz Alfie Alfandy mengaku sangat cemburu dengan kematian sahabatnya, Babe Cabita. Apalagi dengan melihat dan mengetahui semua proses hingga sang standup komedian tersebut berpulang ke hariban Tuhan Yang Maha Esa.

"Sejujur-jujurnya, aku cemburu kali ama dia. Allah sayang kali sama dia," kata Ustadz Alfie dalam podcast Close The Door yang dikutip Holopis.com, Selasa (23/4).

Ada beberapa alasan mengapa dirinya sangat cemburu dengan meninggalnya Babe Cabita. Pertama, sebelum akhirnya meninggal dunia, Babe diberikan kesempatan untuk menyiapkan aset ekonomi untuk anak-anak dan istrinya.

"Allah shutle dulu nih ekonominya dia nih, Allah setup dulu ekonomi dia, rapih," ujarnya.

Selanjutnya, Babe diberikan penyakit yang cukup luar biasa. Sebab, penyakit anemia aplastik juga merupakan salah satu penyakit yang langka dan belum bisa disembuhkan sampai saat ini. Hal ini yang membuat Babe sering kesakitan dengan rasa ngilu dan menggigil kedinginan.

Dalam keyakinannya, Alfie menyebut ketika Tuhan menurunkan penyakit kepada hamba-Nya, maka Tuhan sebenarnya sedang merontokkan dosa-dosanya. Dan itu yang ia yakini telah Tuhan lakukan kepada Babe Cabita.

"Allah rontokkan dosanya," lanjut Alfie.

Lantas, Babe juga meninggal di bulan Suci Ramadan. Yang mana ia percaya juga sebagai bulan kesayangan Tuhan. Dengan stap-by-step yang ia jelaskan itu, jelas patut diyakini bahwa Tuhan sangat sayang kepada Babe Cabita.

"Allah panggil dia di bulan kesayangan-Nya Allah, di bulan Ramadan, di bulan turunnya Alquran," ucapnya.

Tak hanya itu, semua kebaikan meninggalnya Babe Cabita juga bisa disaksikan dengan kasat mata olehnya secara langsung, bahkan dengan sejumlah sahabat termasuk istrinya dan juga Praz Teguh, serta para sahabat yang masih sempat melihat jenazahnya.

"Dan aku nyaksiin, aku, istriku, Fatih, keluarganya Fatih, bapaknya almarhum, Babe pulang dengan senyum," tukas Alfie.

Tangisan yang ia rasakan atas kematian Babe bukanlah karena sang sahabat harus meninggal dunia. Akan tetapi ia merasa iri apakah dirinya juga akan diberikan akhir hidup seperti Babe Cabita.

"Weh Be, enak kali kau Be. Iri aku ama dia," tegas founder Bikers Dakwah tersebut.

Tak hanya itu, sejumlah kebaikan Babe Cabita selama hidup akhirnya terbongkar setelah sang pemilik nama asli Priya Prayogha Pratama tersebut wafat.

Salah satunya yang ia ceritakan adalah adanya pedagang pakaian yang mengirimkan direct message (DM) bahwa selama ini Babe Cabita rutin memborong dagangannya untuk bisa dibagikan kepada anak-anak yatim.

Selain itu, ada juga pengelola panti asuhan anak yatim juga mengaku sering mendapatkan santunan dari Babe Cabita.

Bahkan ada juga takmir masjid yang mengaku bahwa selama 1 tahun terakhir sebelum Babe wafat, selalu mendapatkan paket makanan gratis untuk bisa dibagikan kepada jamaahnya setiap hari Jumat. Tak tanggung-tanggung, setiap hari Jumat, Babe Cabita mendistribuskkan 1.000 paket makanan ke Masjid tersebut.

Sekadar diketahui Sobat Holopis, bahwa Priya Prayogha Pratama adalah seorang Standup Comedy jebolan komunitas standup Medan. Ia merupakan sarjana Sosial dari Universitas Sumatera Utara (USU).

Ia lahir di Medan pada tanggal 5 Juni 1989. Namanya mulai muncul dan dikenal publik karena mengikuti kompetisi SUCI 3 Kompas TV. Bahkan ia pun keluar sebagai pemenang.

Singkat cerita, pada tahun 2023, Babe Cabita didiagnosis menderita demam berdarah, sebelum akhirnya dikonfirmasi bahwa ia terkena anemia aplastik yang merupakan penyakit anemia langka karena kelelahan dan tubuhnya yang didiagnosis memiliki autoimun.

Awal 2024, Babe mulai jarang aktif di media sosial hingga pada akhir Maret 2024, kondisi kesehatannya makin menurun dan dilarikan ke RS Mayapada, Lebak Bulus. Setelah 2 minggu berjuang dalam masa perawatan, Babe akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya pada 9 April 2024 pukul 06.38 WIB.

Jenazahnya dimakamkan di TPU Cireundeu, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten pada sore harinya.

Tampilan Utama