HOLOPIS.COM, JAKARTA – Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin memastikan harga beras yang dalam beberapa waktu terakhir mengalami lonjakan akan segera stabil, seiring dengan panen raya yang sekarang ini sudah berlangung di sejumlah daerah.
Wapres pun mengakui, beberapa waktu lalu memang ada kesulitan untuk memenuhi kebutuhan beras dalam negeri. Dimana salah satu penyebabnya karena keterlambatan panen yang membuat stok beras menurun.
“Soal beras, saya kan tempo hari mengatakan memang masih sulit ya, karena belum panen. Oleh karena itu kita harapkan, bahwa sekarang sudah mulai ada panen di beberapa daerah, kita harapkan nanti tidak lama lagi harga beras akan stabil lagi,” ujar Wapres dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Kamis (7/3).
Wapres pun memastikan, pemerintah telah melakukan stabilisasi harga beras, salah satunya melalui operasi pasar yang gencar dilakukan dalam beberapa waktu terakhir.
“Jadi memang stabilitas itu akan terjadi ketika ketersediaan beras panen masyarakat ada itu akan kembali ke keadaan normal lagi,” ujarnya.
Adapun sebelumnya, Wapres Ma’ruf Amin mengatakan, bahwa pemerintah terus berupaya untuk menormalkan kembali harga beras yang naik dalam beberapa waktu terakhir, meskipun diakuinya bahwa hal tersebut tidaklah mudah.
“Pemerintah melakukan langkah dua hal (normalisasi harga beras). Pertama, ketersediaan barangnya ada. Kedua, pengendalian harga. Nah, pengendalian harga ini ternyata tidak mudah,” kata Wapres Ma’ruf, Senin (4/3).
Namun ia meyakini, harga beras di Tanah Air akan berangsur-angsur normal menjelang bulan Suci Ramadan seiring dengan panen raya yang sudah dimulai bulan Maret ini.
“Kita harapkan seperti dikatakan oleh Presiden, sebentar lagi karena diharapkan ada panen, (harga) bisa turun,” ujarnya.

