Asal Muasal Permen Tongkat atau ‘Candy Cane’ Jadi Ornamen Khas Natal

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Permen tongkat berwarna merah putih atau yang juga disebut sebagai candy cane memang sudah hangat melekat dengan hiasan natal. Ternyata, permen tongkat ini memiliki sejarah yang kaya dalam tradisi dan simbolisme Bagaimana sih asal-usul candy cane selalu muncul dalam ornamen natal?

Asal-usul Bentuk dan Warna

- Advertisement -

Beberapa teori mengatakan bahwa bentuk permen tongkat menyerupai huruf “J” untuk mewakili nama Yesus. Selain itu, warna permen tongkat tradisional adalah merah dan putih. Warna merah diartikan sebagai darah Yesus Kristus yang ditumpahkan untuk penebusan dosa, sementara warna putih melambangkan kesucian dan kebebasan dari dosa.

Tradisi di Jerman

- Advertisement -

Sejarah permen tongkat sebagai simbol Natal pertama kali tercatat di Jerman pada abad ke-17. Pada awalnya, permen tongkat dibuat oleh seorang ahli besi untuk mengatasi kebosanan anak-anak selama ibadah Natal. Bentuknya yang melengkung menyerupai tongkat gembala yang digunakan oleh para gembala yang mengunjungi Yesus saat kelahirannya.

Tradisi di Swedia

Sementara itu di Swedia, permen tongkat disebut sebagai ‘polkagris’ dan juga memiliki kaitan dengan Natal. Tradisinya dimulai pada tahun 1859 ketika seorang perajin kue bernama Amalia Eriksson menciptakan permen tongkat sebagai hadiah Natal di kota Gränna. Polkagris menjadi populer di seluruh negeri dan menjadi bagian penting dari perayaan Natal di Swedia.

Popularitas di Amerika Serikat di awal abad ke-20

Permen tongkat mulai mendapatkan popularitas di Amerika Serikat pada awal abad ke-20. Pada tahun 1920-an, seorang paderi dari Albany, Georgia, bernama Bob McCormack, menciptakan mesin pembuat permen tongkat yang memungkinkan produksi massal. Permen tongkat menjadi lebih terjangkau dan mulai menjadi bagian integral dari tradisi Natal di Amerika Serikat.

Simbolisme Modern Saat Ini

Permen tongkat saat ini sering dihias dengan gula putih dan merah, atau berbagai rasa. Selain itu, banyak cerita dan legenda yang berkembang seiring waktu, seperti kisah tentang gembala yang memberikan permen tongkat kepada anak-anak sebagai simbol kebaikan dan keberkahan.

Saat ini, permen tongkat tetap menjadi salah satu elemen ikonik yang menghiasi pohon Natal dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kegembiraan Natal di berbagai belahan dunia. Simbolisme dan sejarah yang kaya membuat permen tongkat menjadi simbol yang berkesan dan penuh makna selama perayaan Natal.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

holopis