Sabtu, 21 Feb 2026
BREAKING
Sabtu, 21 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Jelang HUT OPM, Polda Papua Tingkatkan Patroli

0 Shares

HOLOPIS.COM, PAPUA – Polda Papua mengungkapkan bahwa mereka telah memetakan sejumlah wilayah yang berpotensi kerawanan saat pelaksanaan HUT OPM pada 1 Desember mendatang.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ignatius Benny Adi Prabowo menjelaskan, setidaknya ada 13 wilayah yang berpotensi menjadi rawan oleh ulah kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua.

- Advertisement -

“13 daerah tersebut meliputi Kabupaten Pegunungan Bintang, Yahukimo, Nduga, Puncak, Puncak Jaya, Lanny Jaya, Jayawijaya, Tolikara, Dogiyai, Paniai, Intan Jaya, Yalimo dan Kota Jayapura,” kata Benny dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Kamis (30/11).

Selain itu, Benny juga menyebut daerah tersebut juga berpotensi menjadi rawan selama pelaksanaan Pemilu 2024 nanti. Oleh karena itu, aparat gabungan TNI-Polri pun meningkatkan pengawasan khususnya di 13 daerah tersebut.

- Advertisement -

“Aparat gabungan TNI dan Polri terus memantau pergerakan KKB dengan meningkatkan patroli keamanan dan penegakan hukum bagi kelompok yang kerap melakukan aksi teror dan penembakan terhadap aparat keamanan dan warga setempat,” ujarnya.

Dia menjelaskan upaya untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas menjelang 1 Desember, Polda Papua telah melaksanakan sejumlah langkah, salah satunya meningkatkan patroli.

“Ini bertujuan memberikan rasa aman bagi masyarakat dari gangguan KKB,” katanya lagi.

Diketahui sebelumnya, pada 1 Desember mendatang akan berlangsung hari ulang tahun Organisasi Papua Merdeka (OPM). Pihak aparat juga mengantisipasi adanya pengibaran bendera kejora di sejumlah wilayah di Papua. Sejumlah aksi serangan yang menimbulkan korban jiwa baik dari aparat maupun KKB pun telah terjadi beberapa hari terakhir.

Diberitakan terdahulu, Kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua melakukan penyerangan kepada sejumlah masyarakat yang ada di Kampung Jambul, Distrik Beoga Barat, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

Kapolres Puncak, Kompol I Nyoman Punia pun menjelaskan, penyerangan tersebut dilakukan terhadap para pekerja proyek di Kabupaten Puncak.

“Benar, mereka menyerang pekerja proyek pembangunan puskesmas,” kata Nyoman, Sabtu (25/11).

Nyoman mengungkapkan bahwa penyerangan tersebut terjadi pada Jumat (24/11) sekira pukul 15.00 WIT. Dalam serangan KKB itu menyebabkan setidaknya 3 orang warga meninggal dunia tertembak.

“3 orang tukang meninggal dunia dan 2 orang tukang selamat diamankan masyarakat di Gereja Kampung Jambul,” ungkapnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru