Sabtu, 21 Feb 2026
BREAKING
Sabtu, 21 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

NU dan Muhammadiyah Kompak Serukan Donasi ke Palestina Ketimbang Boikot Produk Israel

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Organisasi Islam di Indonesia, yakni Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah kompak dalam menyikapi konflik yang terjadi antara Palestina dan Israel, utamanya terkait gerakan boikot produk Israel di Indonesia.

Mereka menilai gerakan tersebut tidak efektif untuk menghentikan konflik di Gaza, Palestina. Sebab, gerakan itu diyakini hanya akan merugikan masyarakat Indonesia ketimbang menolong warga Gaza.

- Advertisement -

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Ahmad Fahrur Rozi atau Gus Fahrur mengatakan, bahwa langkah yang lebih penting adalah memberikan donasi kemanusiaan ke Palestina.

NU, kata dia juga berupaya untuk mendorong pemerintah untuk menggalang dukungan internasional di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) agar agresi Israel ke Palestina segera dihentikan.

- Advertisement -

“Memberikan donasi bantuan kemanusiaan ke Palestina itu yang paling penting untuk kita lakukan, termasuk juga diplomasi internasional di PBB, ketimbang melakukan hal-hal yang justru merugikan masyarakat sendiri seperti aksi boikot,” ungkap Gus Fahrur dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Minggu (12/11).

Menurut Gus Fahrur, masyarakat Indonesia bisa memberikan dukungan ke Palestina dengan sesuai kemampuan, minimal dengan doa.

“PBNU secara khusus sudah memerintahkan kepada warganya untuk berdoa qunut nazilah,” ujarnya.

Dia berharap, agar tidak ada pihak manapun yang justru memanfaatkan konflik Israel-Palestina ini untuk mengadu domba masyarakat.

“Tidak boleh ada yang mengail di air keruh, memanfaatkan suasana untuk membikin keributan apalagi terorisme. Kita dukung kemerdekaan Palestina dengan cara yang lebih baik,” pesannya.

Sementara itu, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah juga menyampaikan hal yang serupa dengan NU. Dimana Muhammadiyah mendorong masyarakat untuk menyalurkan donasi kemanusiaan kepada Palestina ketimbang melakukan aksi boikot.

Kendati begitu, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti mengaku memahami dan menghormati seruan boikot produk sekutu Israel tersebut..

“Tapi, bagi konsumen muslim, mereka merasa tidak ada masalah sepanjang produk yang dikonsumsi halal,” ujar Mu’ti.

Sekedar informasi Sobat Holopis, Majelis Ulama Indonesia (MUI) beberapa waktu lalu telah mengeluarkan fatwa Nomor 83 Tahun 2023 terkait Dukungan terhadap Perjuangan Palestina. Salah satu poinnya menyatakan, bahwa haram hukumnya membeli produk dari produsen yang secara jelas mendukung agresi Israel ke Palestina.

Ketua MUI bidang Fatwa, Asrorun Niam Sholeh menegaskan, bahwa fatwa tersebut dikeluarkan pihaknya sebagai bentuk dukungan kepada perjuangan kemerdekaan bangsa Palestina.

“Mendukung pihak yang diketahui mendukung agresi Israel, baik langsung maupun tidak langsung, seperti dengan membeli produk dari produsen yang secara nyata mendukung agresi Israel hukumnya haram,” kata Niam, Jumat (10/11).

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru