Jumat, 17 Januari 2025

Bulog Kantongi Kontrak Impor 1 Juta Ton Beras dari Thailand-Myanmar

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Perum Bulog mengklaim telah mengantongi kontrak importasi beras sebanyak 1 juta ton yang terdiri dari empat negara di kawasan Asia.

“Saat ini kita sudah kontrak dengan beberapa negara yang produksinya masih banyak yaitu Thailand, Vietnam, Pakistan, dan Myanmar,” kata Direktur Supply Chain dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Mokhamad Suyamto dalam keterangan tertulis yang dikutip Holopis.com, Jumat (3/11).

Dia menyebut, bahwa importasi 1 juta ton beras ini merupakan bagian dari tambahan kuota penugasan importasi 1,5 juta ton beras yang diberikan pemerintah pada tahun ini.

Selain dengan empat negara tersebut, perusahaan pelat merah RI yang bergerak di sektor pangan itu juga tengah menjajaki impor beras dengan negara lain, seperti India dan Kamboja.

Baca Juga :  Bos Bulog Pasrah Harga Beras Sulit Turun, Semua Serba Naik

Suyamto menyebut stok cadangan beras pemerintah yang dikuasai Bulog yang saat ini sebesa 1,45 juta ton tentu akan bertambah.

Dengan adanya tambahan beras impor ini, tentu jumlahnya akan semakin kuat untuk kebutuhan penyaluran hingga tahun depan.

“Kami melakukan pemantauan secara terus menerus di tengah situasi saat ini agar tetap terkendali,” tegasnya.

Diketahui sebelumnya, Perum Bulog telah mendatangkan 500.000 ton beras impor dari tambahan penugasan yang sebesar 1,5 juta ton.

Beras impor ini ditargetkan tiba di Indonesia paling lambat Desember 2023.

“Hari ini sudah terkontrak dari 1,5 juta (ton) itu 500.000 ton. Yang datang ke Indonesia 500.000 ton ini paling lambat adalah pertengahan Desember,” kata Buwas kepada awak media di Kantor Pusat Perum Bulog.

Baca Juga :  Ombudsman Sarankan Pemerintah Buat Rencana Impor Beras Jangka Panjang
Temukan kami di Google News, dan jangan lupa klik logo bintang untuk dapatkan update berita terbaru. Silakan follow juga WhatsApp Channnel untuk dapatkan 10 berita pilihan setiap hari dari tim redaksi.

Berita Lainnya

BERITA TERBARU

Viral