Selasa, 25 Juni 2024
BerandaNewsEkobizGanjar Sebut Banyak Koperasi Bobrok di Indonesia : Saya Matikan

Ganjar Sebut Banyak Koperasi Bobrok di Indonesia : Saya Matikan

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Bekas Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menegaskan bahwa sudah banyak koperasi di Jawa Tengah yang dibubarkan. Hal ini karena koperasi-koperasi tersebut tidak memiliki performa yang baik dengan tata kelola yang sangat buruk.

Bahkan kata Ganjar, koperasi-koperasi tersebut hanya sebuah koperasi proposal atau koperasi di atas kertas, di mana pengelolaannya hanya menunggu dana dari pemerintah saja untuk kegiatan operasionalnya.

“Kalau orang tidak bisa berkoperasi jangan dipaksa (membangun) koperasi,” kata Ganjar dalam kuliah umum di FISIP UI, Depok, Jawa Barat, seperti dikutip Holopis.com, Senin (18/9).

Ia menegaskan bahwa konsep koperasi adalah dari anggota, oleh anggota dan untuk anggota. Semua akses pengelolaan termasuk pembiayaan sebenarnya berasal dari anggota. Pun jika ada dana dari pemerintah sifatnya hanya supporting system dan stimulus.

Penerbit Iklan Google Adsense

“Koperasi menurut saya ada dua, karena anggotanya itu mesti banyak maka manajemennya bukan pensiunan,” ujarnya.

Para koperasi yang telah dibubarkan oleh Pemprov Jawa Tengah adalah koperasi yang dikelola oleh para pensiunan atau orang-orang tua yang tidak bekerja untuk kepentingan pengembangan koperasi.

“Koperasi saya isinya pensiunan, pak. Kalau rapat rambutnya sama kayak kita (ubanan). Idenya nggak ada, (membahas) digitalisasi (malah sibuk) kerokan. Kita butuh yang baunya Bvlgari, Hermey. Bukan (minyak) PPO, Remason,” terangnya.

Lebih lanjut, kader PDI Perjuangan tersebut mengatakan bahwa para koperasi yang dikelola dengan tidak baik cenderung hanya menjalankan sistem simpan pinjam. Hanya saja profit cenderung nihil.

“Banyak temen saya datang ke saya, Pak, kita sudah buat koperasi, iya tapi kamu anggotanya 50 (orang) kami bisa apa, kamu bisa memenuhi diri sendiri nggak?. Pak, yang terjadi koperasinya simpan pinjam, pinjam melulu nggak pernah nyimpan, bunganya tinggi sekali dan itu mencekik,” tandasnya.

Dengan melihat situasi semacam itu, Ganjar pun menyatakan bahwa pemerintah Provinsi Jawa Tengah terpaksa mematikan koperasi-koperasi tersebut. Jika tidak, maka ia pastikan ke depan koperasi-koperasi itu akan menjadi permasalahan yang pelik.

“Kenapa saya beberapa koperasi itu saya matikan, maaf ya Pak, itu koperasi kertas. Kalau kita tidak tegas soal itu, problem pak. Nanti performance koperasi kita buruk,” pungkasnya.

Temukan kami juga di Google News
Presiden dan Wakil Presiden Terpilih 2024 - 2029
Sudaryono
BERITA LAINNYA

Cuan Tambahan Gak Pake Ribet? Coba Aplikasi Freelance Ini Deh

Buat Sobat Holopis yang pengen nambah cuan tapi gak mau ribet cari kerjaan, tenang aja! Zaman now, banyak banget aplikasi freelance yang bisa Sobat manfaatkan untuk dapetin penghasilan tambahan.

Mentan Sebut RI Masih Rawan Dilanda Krisis Pangan

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menyebut Indonesia masih berpeluang besar dilanda krisis pangan.

Sepi Sentimen, IHSG Diproyeksi Melemah Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi bakal melemah pada perdagangan hari ini, Selasa (25/6), setelah sempat rebound pada perdagangan Senin (24/6) kemarin.

Harga Emas Antam Naik Lagi Nih, Hari Ini Dibanderol Segini

Harga emas batangan bersertifikat keluaran PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) alias emas Antam terpantau turun tajam pada awal perdagangan hari ini, Selasa 25 Juni 2024.

Harga Emas UBS di Pegadaian Naik Tajam, Antam Cuma Tipis

Harga emas batangan yang dijual di PT Pegadaian (Persero), baik itu emas Antam maupun emas UBS kompak mengalami kenaikan tipis pada perdagangan hari ini, Selasa 25 Juni 2024.

Wapres Pastikan Ekonomi RI Cukup Baik Meski Rupiah Melemah

Wakil Presiden (Wapres), Ma'ruf Amin ikut angkat bicara terkait pelemahan nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar AS.

HOLOPIS FEEDS