BerandaNewsRagamNgeri, 100 Juta Penduduk Dunia Terancam Miskin Gegara Iklim

Ngeri, 100 Juta Penduduk Dunia Terancam Miskin Gegara Iklim

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa menyebut kondisi iklim dunia saat ini cukup mengkhawatirkan. Pasalnya, kondisi ini membuat setidaknya 100 juta penduduk dunia terancam miskin.

Berdasarkan laporan IPCC, lanjut Suharso, rata-rata suhu permukaan bumi terus meningkat, bahkan kenaikannya sudah mencapai di atas 1,09 derajat.

Selain itu, per 18 Agustus 2023 kemarin tercatat konsentrasi CO2 global di atmosfer mencapai 419,55 parts per million, yang disertai dengan kenaikan muka air laut tiga kali lipat akibat perubahan iklim.

“Dengan meningkatnya suhu di atas 1 derajat C, semua sistem kehidupan akan terganggu, ketersediaan SDA berkurang, potensi kekeringan tentu akan naik. Dan dalam situasi seperti itu wabah penyakit dan bencana alam mudah hadir, dan diperkirakan lebih dari 100 juta penduduk dunia akan miskin,” ujar Suharso dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Senin (21/8).

Penerbit Iklan Google Adsense

Selain itu, Suharso juga menyebut ada 4,8-5,7 miliar penduduk yang diproyeksikan mengalami kekurangan air pada 2050. Informasi ini berdasarkan pertemuan yang tengah dilangsungkan beberapa hari ini terkait dengan air dunia.

Ia melanjutkan, Indonesia sebagai negara kepulauan dan negara yang terletak di ring of fire, bencana alam yang ada didominasi hidrometeorologi dan mengakibatkan kerugian Rp 22,8 triliun per tahun dan menimbulkan korban jiwa 1.183 orang dalam 10 tahun terakhir.

Bahkan dalam kurun waktu 2020-2024, kerugian perekonomian negara akibat perubahan iklim tersebut diperkirakan mencapai Rp544 triliun.

Untuk itu, diperlukan berbagai upaya berkelanjutan khususnya di sektor pangan, energi, dan sektor kesehatan agar Indonesia memiliki ketahanan terhadap isu utama yang menjadi kekhawatiran dunia tersebut.

Soeharso mengatakan, pihaknya tengah menyusun Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045. Di mana dalam RPJN tersebut, ketahanan terhadap perubahan iklim menjadi salah satu tujuan prioritas nasional ke depan.

“Arah kebijakan ini juga akan menjadi pedoman untuk pembangunan infrastruktur kewilayahan,” pungkasnya.

Temukan kami juga di Google News

Baca Juga :

BERITA LAINNYA

Aki-aki Jadi Bandar Narkoba 20Kg Sabu Ditangkap Polisi

HOLOPIS COM, TANGERANG - Tangerang Raya nampaknya tengah menjadi incaran bagi kurir dan bandar sabu. Bagaimana tidak setelah Direktorat Narkoba mengungkap 77 Kg sabu...

4 Minuman Alami untuk Obati Perut Mules

HOLOPIS.COM, JAKARTA - Perut mules dan diare dapat terjadi kapan saja karena berbagai alasan, mulai dari infeksi virus, makanan terlalu pedas hingga makanan yang...

Lokasi Samsat Keliling Hari Jumat 12 Juli di Jadetabek

Lokasi Samsat Keliling di wilayah Jadetabek (Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi), disiapkan Polda Metro Jaya di 14 lokasi, pada Jumat 12 Juli  2024.

Lokasi SIM Keliling Jumat 12 Juli di Jakarta Ada di 5 Titik

Jadwal dan lokasi SIM Keliling di Jakarta, pada hari Jumat 12 Juli 2024 beroperasi di lima wilayah mulai pukul 08.00 – 14.00 WIB.

Promo Produk Alat Masak di Jakarta Fair Diskonnya Hingga 70 Persen

Bagi kaum hawa yang punya hobi masak, peralatan masak jadi salah satu yang diburu apalagi ada promo diskon yang cukup besar. Seperti di Jakarta Fair 2024, ada banyak booth yang menawarkan promo dan diskon besar. Jika tertarik, bisa langsung mampir ke area Hall D (D1 & D2) di Jakarta Fair Kemayoran.

Transjakarta Rubah Nama Halte GBK Menjadi Halte Senayan Bank DKI

HOLOPIS.COM, JAKARTA - PT Transjakarta kembali merubah nama Halte Gelora Bung Karno dengan nama Halte Senayan Bank DKI. Penamaan halte (naming rights) ini berdurasi...

HOLOPIS FEEDS