Sabtu, 22 Juni 2024
BerandaNewsPolhukamDenny Indrayana Klaim Punya Alasan Tersendiri Bocorkan Dugaan Putusan MK

Denny Indrayana Klaim Punya Alasan Tersendiri Bocorkan Dugaan Putusan MK

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham), Denny Indrayana mengaku memiliki alasan tersendiri dalam mengungkap informasi terkait putusan MK yang menyangkut sistem Pemilu.

Hal itu disampaikan Denny setelah adanya laporan polisi terhadap dirinya atas dugaan pembocoran rahasia negara.

Dijelaskan Denny, bahwa sikapnya menyampaikan ke publik soal ‘bocoran’ dugaan putusan MK tersebut merupakan upaya dirinya untuk mengontrol putusan MK soal siatem Pemilu agar tetap berada pada jalurnya.

Ia berpendapat, putusan terkait sistem pemilu legislatif sangat penting dan strategis karena akan mempengaruhi kadar suara rakyat dalam kontestasi Pemilu.

Penerbit Iklan Google Adsense

“Dengan mengungkap informasi kredibel bahwa MK berpotensi memutus sistem proporsional tertutup, saya mengundang khalayak luas untuk mencermati dan mengkritisi putusan yang akan dikeluarkan tersebut,” kata Denny dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Holopis.com, Minggu (4/6).

Dia kemudian menyinggung putusan MK mengenai perpanjangan masa jabatan pimpinan KPK yang dinilainya problematik. Namun, sebagaimana diatur dalam undang-undang, putusan tersebut harus tetap dilaksanakan karena bersifat final.

“Jangan sampai putusan terlanjur ke luar dan membuat demokrasi kita kembali mundur ke sistem pemilu proporsional tertutup ala Orde Baru yang otoritarian dan koruptif,” tuturnya.

Sebelumnya, Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) yang kini berprofesi sebagai Advokat, Denny Indrayana mengatakan, bahwa dirinya mendapat informasi MK akan mengabulkan gugatan Nomor 114/PPU/XX/2022 tentang sistem Pemilu.

Dikatakannya, MK sebagai lembaga penegak hukum tertinggi akan mengembalikan sistem Pemilu menjadi sistem proporsional tertutup atau coblos partai.

“Pagi ini saya mendapatkan informasi penting. MK akan memutuskan pemilu legislatif kembali ke sistem proporsional tertutup, kembali memilih tanda gambar partai saja,” kata Denny, Minggu (28/5).

Temukan kami juga di Google News
Presiden dan Wakil Presiden Terpilih 2024 - 2029
Sudaryono
BERITA LAINNYA

Cieee, Kapolri dan Jaksa Agung Kompak di Bhayangkara Fun Walk 2024

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Marsekal TNI (Purn.) Hadi Tjahjanto ikut serta dalam jalan santai yang diadakan oleh Kepolisian RI di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri dalam acara Bhayangkara Fun Walk 2024.

Anies Pengin Bertemu Prabowo Jelang Pilkada, Mau Minta Tiket, Mas?

Anies Baswedan mengakui bahwa dirinya berniat untuk menemui Prabowo Subianto menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2024

Sandiaga Uno Ngotot Muktamar PPP Harus Digelar Secepatnya, Biar Mardiono Lengser ?

Politikus PPP Sandiaga Uno kembali mendesak agar partai berlambang Ka'bah tersebut segera mendeklarasikan dukungan terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran mendatang.

KPK Janji Analisa dan Dalami Uang Korupsi Proyek DJKA untuk Biaya Sewa Heli Menhub Budi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan bakal menganalisis dan mendalami setiap fakta yang terungkap dalam persidangan perkara dugaan korupsi di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), Kementerian Perhubungan.

Polisi Sebut Upal Rp22 Miliar Rencananya Akan Dijual Kembali

Uang Palsu (Upal) senilai Rp22 Miliar yang telah diamankan oleh Polisi dari kawasan Kembangan Jakarta Barat, ternyata direncanakan akan dijual kembali oleh para pelaku. 

Kaesang Pangarep Siap Maju di Pilkada Manapun

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep menegaskan bahwa dirinya siap untuk maju di Pilkada wilayah manapun jika diberikan mandat.

HOLOPIS FEEDS