Harga Emas Antam Moncer Lagi Nih, Yuk Simak!

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Harga emas batangan keluaran PT Aneka Tambang alias emas antam kembali mengalami kenaikan pada perdagangan hari ini, Rabu (10/5).

Dilihat Holopis.com dari laman resmi logammulia.com, harga emas keluaran emiten berkode saham ANTM itu naik Rp9.000 menjadi Rp1.072.000 per gram.

- Advertisement -

Sebagaimana diketahui, harga emas antam sebelumnya sempat anjlok Rp15.000 per gram pada Sabtu (6/5) lalu. Setelahnya, harga emas antam stagnan selama dua hari beruntun.

Namun setelah itu, harga emas keluaran emiten pelat merah itu rebound dengan peningkatan sebesar Rp4.000 per gram pada perdagangan Selasa (9/5) kemarin.

- Advertisement -

Adapun untuk harga penjualan atau harga buyback emas antam pada hari ini juga mengalami kenaikan sebesar Rp10.000 menjadi Rp967.000 per gram.

Sebagai informasi tambahan, berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017, setiap pembelian emas batangan antam akan dikenakan pajak berupa PPh 22 sebesar 0,9 persen.

Namun, besaran pajak yang dikenakan akan lebih rendah, yakni sebesar 0,45 persen apabila pembeli melampirkan bukti NPWP saat melakukan transaksi.

Pembebanan PPh 22 juga berlaku untuk transaksi buyback emas batangan antam. Untuk transaksi dengan nilai lebih dari Rp10 juta, akan dikenakan pajak sebesar 1,5 persen bagi pemegang NPWP dan 3 persen bagi non NPWP.

Catatan :
PT Aneka Tambang Tbk menjual emas dan perak batangan dalam beberapa ukuran yang dihitung berdasarkan satuan berat (gram).

Harga emas batangan dengan ukuran kecil atau satuan berat yang kecil akan lebih mahal dibanding emas dengan ukuran besar. Hal ini karena adanya biaya tambahan untuk pencetakan.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru