Minggu, 22 Feb 2026
BREAKING
Minggu, 22 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Tragedi Kanjuruhan, Pemprov Jatim Beri Santunan Rp 10 Juta ke Korban Meninggal

0 Shares

HOLOPIS.COM, MALANG – Pemprov Jawa Timur memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal dan korban luka-luka. Hal tersebut dikatakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Mapolres Malang, Minggu (2/10).

Khofifah turut menyampaikan, Jawa Timur tengah berduka dan mengungkapkan duka mendalam atas tragedi Kanjuruhan.

- Advertisement -

“Kami semua menyampaikan duka mendalam, Jawa Timur berduka, Bangsa Indonesia juga berduka. Innalillahi wa Inna Ilaihi Rajiun,” kata Khofifah.

Khofifah menyebutkan, ada santunan senilai Rp 10 juta untuk korban meninggal dalam tragedi Kanjuruhan. Sedangkan bagi korban luka berat akan ada santunan senilai Rp 5 juta.

- Advertisement -

“Bagi yang meninggal, Pemprov akan memberikan santunan takziah masing-masing Rp 10 juta dan kabupaten (Pemkab Malang) juga akan memberikan. Kemudian yang luka berat, Pemprov akan memberikan santunan Rp 5 juta. Ini merupakan bentuk empati kepada keluarga,” sambung Khofifah.

Gubernur turut menjelaskan, Pemprov juga akan mengaver seluruh biaya penanganan korban yang tengah mendapatkan tindakan di RSSA. Karena RSSA adalah rumah sakit milik Pemprov Jatim.

“Pemprov akan menanggung semua biaya penanganan di rumah sakit Syaiful Anwar. Karena RS Syaiful Anwar adalah milik Pemprov,” ujarnya.

Khofifah mengaku, sejak pukul 05.10 WIB sudah melakukan koordinasi dengan RSSA, termasuk soal korban yang butuh tindakan karena luka berat hingga korban meninggal belum teridentifikasi. Karena pada jasad korban tidak ditemukan kartu identitas.

Menurut Khofifah, Pemprov Jatim akan fokus dalam penanganan korban. Pola penanganan terhadap korban, kata Khofifah, sudah cukup baik.

Distribusi pasien ke rumah sakit daerah maupun swasta termasuk rumah sakit milik Pemprov yang ada di Malang Raya menurutnya juga berjalan cukup cepat.

“Kami akan fokus penanganan korban. Baik yang membutuhkan tim DVI atau yang membutuhkan tindakan luka berat maupun luka ringan,” katanya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru