HOLOPIS.COM, JAKARTA – PSSI bersama Kemenpora dan PT LIB dikabarkan bakal melakukan investigasi bersama soal kerusuhan maut yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang.
“Atas nama Ketua Umum (red-Mochamad Iriawan) dan federasi PSSI mengucapkan turut berbelasungkawa dan berduka cita yang amat dalam atas tragedi Kanjuruhan yang kita tahu bersama telah memakan banyak korban,” ujar Sekjen PSSI, Yunus Nusi, sebagaimana informasi yang diterima tim Holopis.com dalam sesi Konferensi Pers di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Minggu (2/10).
Lanjutnya, Yunus Nusi menerangkan bahwa PSSI sangat menyesalkan kejadian ini yang tentunya menjadi kejadian yang sangat luar biasa bagi kita semua khususnya federasi.
“Kita berharap semoga tidak ada lagi hal-hal yang seperti ini di dunia sepakbola kita,” sambungnya.
“Ketiga, Ketum PSSI beserta pengurus, Dirut PT LIB beserta direksi, Komite Disiplin (Komdis) beserta anggota saat ini sebentar lagi tiba di Malang untuk melakukan investigasi dan akan berkoordinasi dengan pihak keamanan, Panpel dan termasuk pihak klub Arema,” tambahnya.
Diketahui, jumlah korban jiwa terbaru yang diterima tim Holopis.com dikabarkan sudah menyentuh 182 orang. Hal tersebut telah dikonfirmasi oleh Dinas Kabupaten Malang.
Banyaknya jumlah korban jiwa yang meninggal dunia tak terlepas dari tindakan pihak keamanan di dalam Stadion Kanjuruhan.
Namun hal itu belum dapat dipastikan oleh PSSI, dimana federasi masih menunggu hasil investigasi, yang dilaporkan telah dimulai hari ini.
“Kami akan menunggu hasil selengkapnya hasil investigasi ini. Ketum juga tentu akan mendampingi Menpora dan Kapolri di Malang, yang kita tahu bersama juga akan tiba di Malang pada hari ini dan insyaallah hasil sementara apa yang ditemukan dari pihak PSSI akan disampaikan langsung di Malang nanti,” ucapnya.
“Hari ini kami juga dengan Dirut media dan staff akan segera ke Malang untuk mendampingi Ketum dan pengurus yang ada di Malang,” sambungnya.
“Perlu kami sampaikan kita tetap menahan diri Insyaallah akan ada hasil secepatnya, baik itu dari pihak keamanan dan dari pihak PSSI dari hasil investigasi yang sementara ini. Tim Investigasi langsung dipimpin oleh Ketum PSSI ada tiga eksekutif yang juga ada di sana beserta PT LIB dan Komite,” tukasnya.

