HOLOPIS.COM, SULTENG – Satu orang terduga teroris tewas dalam insiden baku tembak antara Densus 88 Antiteror Polri dengan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Poso, Sulawesi Tengah.
Salah satu terduga teroris tersebut diketahui DPO dari kelompok MIT atas nama Askar alias Jaid alias Pak Guru dilumpuhkan Densus 88.
“Benar ada kontak (tembak) di Poso dengan 1 DPO kelompok MIT,” kata Kepala Bagian Bantuan Operasi (Kabagbanops) Densus 88 Antiteror Polri Kombes Pol Aswin Siregar, Jumat (30/9).
Sementara itu Kapolda Sulteng Irjen Pol Rudy Sufahriadi menjelaskan, kontak tembak tersebut terjadi di KM 13 Desa Kilo yang terletak di ketinggian 450 meter di atas permukaan laut.
Rudy pun memastikan bahwa pelaku yang tewas tersebut merupakan target pencarian polisi selama ini.
“Saya memastikan bahwa benar itu adalah Askar DPO yang selama ini kami cari,” tegasnya.
Saat ini, jenazah Askar sudah selesai diautopsi oleh tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS) dan akan dikebumikan di tempat pemakaman umum (TPU) Kelurahan Poboya, Palu, Jumat.
Pengejaran secara intensif terhadap anggota MIT Poso yang tersisa terus dilakukan sejak Satgas Madago Raya berhasil melumpuhkan pimpinan MIT Poso Ali Kalora pada bulan September 2021.
Itu sebabnya, Polda Sulawesi Tengah kembali memperpanjang Operasi Madago Raya untuk memburu satu terduga teroris yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) di Kabupaten Sigi, Parigi Moutong, dan Poso.

