JAKARTA, HOLOPIS.COM – Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) telah merampungkan pemeriksaan terhadap eks Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi selama kurang lebih 12 jam terkait kasus mafia minyak goreng.

Muhammad Lutfi diperiksa sebagai saksi dalam hal ini perkara dugaan tindak pidana korupsi pemberian fasilitas ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya pada Januari 2021 sampai dengan Maret 2022.

Menurut Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Supardi, Muhammad Lutfi sejauh ini bersikap kooperatif dan membeberkan semua kesaksian sesuai kebutuhan penyidikan.

“Pak Lutfi sudah membuka semua, artinya dia membuka betul apa yang dia lihat, dengar, yang dia alami,” tutur Supardi di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (22/6) malam.

Menurut Supardi, penyidik mencecar 15 pertanyaan lebih ke Lutfi. Pertanyaan itu seputar latar belakang dan implementasi dari berbagai peraturan yang terbit di Kementerian Perdagangan (Kemendag), seperti soal Harga Eceran Terendah (HET), Domestic Market Obligation (DMO), hingga berbagai kebutuhan yang menyangkut proses terbitnya Perizinan Ekspor (PE).