JAKARTA, HOLOPIS.COM – Nama Harun Masiku masih menjadi pertanyaan publik. Bagaimana bisa kader PDI Perjuangan itu bisa hilang tanpa jejak. Bahkan tim penyidik dan intelijen hebat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sampai kesulitan mendeteksi keberadaannya.
Bahkan, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih belum menemukan keberadaan Harun Masiku walaupun sudah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).
“Sampai sekarang kami belum mendapat informasi keberadaan yang bersangkutan (Harun Masiku),” kata Alexander di Gedung KPK, Jakarta, (11/3).
Kemudian, ia menyatakan bahwa pihaknya memastikan akan terus mencari keberadaan bekas calon legislatif dari PDI Perjuangan (PDIP) tersebut.
Salah satunya adalah dengan mengirimkan red notice ke organisasi Kepolisian internasional.
“Tentu kami masih terus mencari bahkan terakhir kami sudah mengirimkan red notice ke Interpol dan masih berjalan saya kira,” ujarnya.
Perlu diketahui, bahwa Harun Masiku adalah orang yang disebut berkaitan langsung dengan kasus siap yang menyeret mantan wakil ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan.
KPK menetapkan Harun sebagai tersangka pemberi suap pada Januari 2020. Suap diberikan agar Wahyu memudahkan langkah politikus PDIP itu bisa melenggang ke Senayan sebagai anggota DPR jalur Pergantian Antar Waktu (PAW).
Perkara suap ini bermula ketika caleg PDIP dari Daerah Pemilihan Sumatera Selatan I Nazarudin Kiemas meninggal. Nazarudin memperoleh suara terbanyak di Dapil itu. Namun, karena dia meninggal, KPU memutuskan mengalihkan suara yang diperoleh Nazarudin kepada Riezky Aprilia, caleg PDIP dengan perolehan suara terbanyak kedua di Dapil I Sumatera Selatan.
Akan tetapi, Rapat Pleno PDIP menginginkan agar Harun Masiku yang dipilih menggantikan Nazarudin. PDIP sempat mengajukan fatwa ke Mahkamah Agung dan menyurati KPU agar melantik Harun Masiku. KPU berkukuh dengan keputusannya melantik Riezky.
Page: 1 2
Bayern Munchen diklaim menekan Joshua Kimmich untuk segera memperpanjang kontraknya. Hal itu tentu tak lepas…
Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan), Zulkifli Hasan atau yang akrab disapa Zulhas mengaku optimistis…
Pertamina Patra Niaga tahun ini kembali menghadirkan Serambi MyPertamina yang menyajikan sederet fasilitas dan promo…
Tijjani Reijnders mengakui bahwa dirinya berdarah Indonesia, dan ia merasa bangga akan hal tersebut.
JAKARTA - Direktur eksekutif P3S (Political and Public Policy Studies) Jerry Massie menyesalkan statemen Hasto…
Keputusan pemerintah menaikkan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) dari yang semula sebesar 11 persen menjadi…