JAKARTA, HOLOPIS.COM – Direktur eksekutif Lembaga Survei Nasional (LSN), Gema Nusantara Bakry menyampaikan, bahwa mayoritas masyarakat Indonesia tidak setuju jika Pemilu 2024 ditunda.
Hal ini disampaikan Gema berdasarkan hasil temuan survei yang dilakukannya. Setidaknya ada 68,1 persen respondennya tidak setuju dengan wacana penundaan Pemilu 2024 atau perpanjangan masa jabatan Presiden.
“Temuan LSN dalam survei kali ini menegaskan bahwa mayoritas publik 68,1% tidak setuju terhadap usulan penundaan Pemilu 2024, sekaligus perpanjangan masa jabatan Presiden Jokowi,” kata Gema dalam rilis surveinya, Kamis (3/3).
Ia menyebut bahwa beberapa tokoh politik, bahkan menteri Jokowi telah menggelontorkan wacana semacam itu.
Pertama kali ada Menteri Investasi Indonesia sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Bahlil Lahadalia. Kemudian baru-baru ini ada Wakil Ketua DPR RI yang juga Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar. Disusul oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan terakhir Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan.
“Hanya 20,5% responden yang menjawab setuju dan 11,4% menjawab tidak tahu,” jelasnya.
Perlu diketahui, bahwa LSN menggelar survei pada rentang tanggal 12 – 21 Februari 2022 dengan melibatkan 1.537 responden di 34 provinsi di seluruh Indonesia.
Survei tersebut menggunakan metodologi multistage random sampling dengan Margin of Error (MoE) 2,5 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

