Dibombardir Sanksi Ekonomi, Rusia Terpaksa Naikkan Suku Bunga Jadi 20 Persen

0 Shares

JAKARTA, HOLOPIS.COMBank sentral Federasi Rusia harus mengambil langkah darurat dengan menaikkan suku bunga acuan menjadi 20 persen.

Kebijakan moneter ini diambil Rusia di tengah kejatuhan rubel (mata uang Rusia), akibat gempuran sanksi ekonomi dari berbagai negara atas invasinya ke Ukraina.

- Advertisement -

“Bank sentral Rusia memutuskan menaikkan suku bunga menjadi 20 persen di tengah kondisi ekonomi yang telah berubah secara drastis,” tulis pernyataan tersebut, dilansir dari AFP, Senin (28/2).

“Kenaikan suku bunga juga untuk memastikan melindungi simpanan penduduk dari depresiasi dan risiko inflasi,” lanjut pernyataan tersebut.

- Advertisement -

Gubernur bank sentral Rusia, Elvira Nabiullina mengatakan bahwa pihaknya bakal menggelar rapat pengarahan terkait hal tersebut pada pukul 13.00 waktu setempat.

Bank sentral bersama Kementerian Keuangan Rusia meminta agar para eksportir dari negara Beruang Merah itu untuk melepas 80 persen mata uang asing dari kantong pendapatan mereka ke pasar global.

Sebagai informasi, Rusia saat ini tengah berjuang mengelola dari sanksi ekonomi yang dilontarkan negara-negara barat sebagai balasan atas operasi militer mereka terhadap Ukraina.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

holopis