Sabtu, 22 Juni 2024
BerandaNewsPolhukamSurvei : 81,7 Persen Masyarakat Setuju Pemilu Digelar Serentak 2024

Survei : 81,7 Persen Masyarakat Setuju Pemilu Digelar Serentak 2024

JAKARTA, HOLOPIS.COM Dari hasil yang dilakukan lembaga Survei Charta Politika Indonesia, dari 1.200 responden yang diminta pendapatnya sebanyak 40,3 persen mengaku belum tahu pemilihan umum akan digelar serentak pada tahun 2024.

59,7 persen atau sebanyak 716 orang, tahu bahwa pemilu untuk memilih presiden, anggota legislatif dan kepala daerah akan dilakukan di tahun yang sama.

“Namun, sebanyak 484 responden lainnya mengaku belum mengetahui informasi tersebut,” kata Yunarto Wijaya, Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, di Jakarta, Senin (20/12).

Yunarto mengatakan ini akan jadi pekerjaan rumah penyelenggara pemilu, untuk bisa memberikan informasi kepada masyarakat.

Penerbit Iklan Google Adsense

“Ini PR (pekerjaan rumah) bagi KPU (Komisi Pemilihan Umum) dan Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) penyelenggara pemilu,” kata Yunarto saat memaparkan hasil survei.

Selanjutnya, Yunarto kembali menjelaskan bahwa responden yang setuju pemilihan umum digelar serentak pada tahun 2024 ada 81,7 persen. Sisanya, 17,3 persen responden mengatakan tidak setuju.

“Ini mungkin berpengaruh pada psikologi orang ketika sekarang merasa Covid-19 sudah mereda, situasi pertemuan online sudah bisa dilakukan, dan tidak berbahaya lagi untuk kumpul pada masa Covid-19, termasuk diselenggarakan pemilu serentak terbesar sepanjang sejarah di Indonesia,” kata Yunarto.

Charta Politika juga menghimpun persepsi publik mengenai adanya wacana menunda pemilu sampai 2027 karena alasan pandemi Covid-19.

Mayoritas responden, yaitu 47,6 persen dari 1.200 orang yang diwawancara tidak setuju dengan penundaan pemilu sampai 2027. Namun, ada 20,4 persen responden atau sebanyak 245 orang setuju dengan wacana itu.

Isu pemilu lainnya yang ditanyakan Charta Politika kepada responden perihal wacana perpanjangan masa jabatan presiden sampai tiga periode.

Hasil survei memperlihatkan 46,2 persen responden mengetahui wacana perpanjangan itu, sementara 36,4 persen tidak tahu.

Terkait dengan itu, Charta Politika lanjut mendalami persepsi para responden terkait dengan wacana perpanjangan masa jabatan presiden.

Hasilnya sebanyak 57,9 persen responden tidak setuju terhadap wacana itu, sedangkan 19,8 persen menyatakan setuju.

Temukan kami juga di Google News
Presiden dan Wakil Presiden Terpilih 2024 - 2029
Sudaryono
BERITA LAINNYA

Cieee, Kapolri dan Jaksa Agung Kompak di Bhayangkara Fun Walk 2024

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Marsekal TNI (Purn.) Hadi Tjahjanto ikut serta dalam jalan santai yang diadakan oleh Kepolisian RI di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri dalam acara Bhayangkara Fun Walk 2024.

Anies Pengin Bertemu Prabowo Jelang Pilkada, Mau Minta Tiket, Mas?

Anies Baswedan mengakui bahwa dirinya berniat untuk menemui Prabowo Subianto menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2024

Sandiaga Uno Ngotot Muktamar PPP Harus Digelar Secepatnya, Biar Mardiono Lengser ?

Politikus PPP Sandiaga Uno kembali mendesak agar partai berlambang Ka'bah tersebut segera mendeklarasikan dukungan terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran mendatang.

KPK Janji Analisa dan Dalami Uang Korupsi Proyek DJKA untuk Biaya Sewa Heli Menhub Budi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan bakal menganalisis dan mendalami setiap fakta yang terungkap dalam persidangan perkara dugaan korupsi di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), Kementerian Perhubungan.

Polisi Sebut Upal Rp22 Miliar Rencananya Akan Dijual Kembali

Uang Palsu (Upal) senilai Rp22 Miliar yang telah diamankan oleh Polisi dari kawasan Kembangan Jakarta Barat, ternyata direncanakan akan dijual kembali oleh para pelaku. 

Kaesang Pangarep Siap Maju di Pilkada Manapun

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep menegaskan bahwa dirinya siap untuk maju di Pilkada wilayah manapun jika diberikan mandat.

HOLOPIS FEEDS