JAKARTA, HOLOPIS.COM – Kementerian Agama mengklaim bahwa mereka akan memperketat dalam mengeluarkan rekomendasi dan izin operasional lembaga pendidikan agama di bawah wewenang mereka.
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengungkapkan, langkah tersebut dilakukan setelah viral pemerkosaan belasan santriwati yang dilakukan oleh oknum ustad di pesantrennya sendiri.
“Jadi tidak boleh rekomendasi yang muncul dari Kementerian Agama itu hanya berupa kertas. Rekomendasi harus didasarkan pada hasil verifikasi dan validasi lapangan. Jadi petugasnya harus datang melihat, menyaksikan, baru mengeluarkan rekomendasi izin,” kata Yaqut, Rabu (15/12).
Ditegaskan Yaqut, pihaknya sudah memerintahkan anak buahnya untuk segera melaksanakan aturan baru tersebut. “Saya sudah minta Dirjen Pendidikan Islam untuk mengawal hal ini,” tegasnya.
Selain itu, diungkapkan Yaqut, pihaknya juga akan melakukan evaluasi kepada lembaga pendidikan yang ada di bawah wewenangna. Hal tersebut untuk mengantisipasi kasus pemerkosaan tersebut terjadi berulang.
“Saya sudah memerintahkan kepada jajaran untuk melakukan investigasi kepada sekolah-sekolah seperti ini, boarding-boarding ini, yang kita sinyalir terjadi pelanggaran serupa, kekerasan seksual, pelecehan seksual, dan seterusnya,” tukasnya.
“Kasus ini sangat tidak baik bagi anak bangsa dan juga tentu agama. Karena ini mengatasnamakan agama semua lembaga pendidikannya,” sambungnya.
Langkah antisipasi lainnya, pihaknya menjalin kerja sama dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), aparat kepolisian, dan pihak terkait lainnya dalam penanganan masalah ini, termasuk dalam proses investigasi. Menag mengaku khawatir kasus pelecehan seksual yang belakangan mencuat di lembaga pendidikan itu merupakan fenomena gunung es.
“Kita mau selesaikan ini. Mudah-mudahan tidak ada lagi kasus. Kita mohon dukungan, kita bisa tuntaskan permasalahan ini dengan cepat. Ini bukan hanya merugikan Islam, tapi juga anak-anak yang menjadi korban dan keluarga mereka, kasihan sekali. Proses investigasi sudah mulai berjalan. Saya minta seluruh jajaran untuk secepatnya melaporkan kepada saya temuannya, supaya bisa segera diambil langkah,” pungkasnya.

