Singapura Butuh Waktu Hingga 6 Bulan Untuk Menuju New Normal


Oleh : Darin Brenda Iskarina

INTERNASIONAL, HOLOPIS.COM - Perdana Menteri Singapura, mengatakan negaranya membutuhkan waktu selama 3 hingga 6 bulan untuk menuju “new normal”.

Disaat itulah, Singapura Lee Hsien Loong berencana untuk melonggarkan protokol kesehatan secara perlahan.

Di bawah peraturan “new normal”, rumah sakit akan kembali berjalan seperti biasa, begitu juga kegiatan-kegiatan yang sering dilakukan masyarakat sebelum pandemi, seperti berada di kerumunan, di luar ruangan, dll.

“Beberapa negara sudah mencapai titik tersebut, seperti di Eropa. Namun mereka juga butuh perjuangan dan sudah banyak jatuh korban”, kata Lee Hsien Loong, dilansir dari CNA.

Ia juga mengatakan sistem kesehatan Singapura harus dilindungi dengan total agar rencana new normal dapat terwujud.
Sebelumnya, Singapura memiliki strategi “Zero COVID”, yaitu strategi di mana pemerintah Singapura melindungi masyarakatnya untuk sama sekatli tidak terinfeksi virus.

Hal tersebut dilakukan karena sifat virus yang belum diketahui. Meski demikian, ia beranggapan bahwa strategi itu sudah tidak ideal lagi untuk dilanjutkan.

“Zero COVID, tepat dilakukan untuk saat itu. Masyarakat belum divaksinasi dan orang belum memiliki imun menghadarpi Covid” katanya.

Saat ini Singapura menjadi salah satu negara dengan tingkat vaksinasi tertinggi di dunia pada angka 85% masyarakat sudah divaksinasi.

“Dengan adanya vaksin, Covid-19 bukanlah lagi penyakit yang bahaya untuk kita”, lanjut Lee Hsien Loong.

Tampilan Utama