Selasa, 25 Juni 2024
BerandaNewsKantor Staf Presiden Minta Aparat Tindak Tegas KKB Papua

Kantor Staf Presiden Minta Aparat Tindak Tegas KKB Papua

JAKARTA, HOLOPIS.COM Aksi kekerasan dan pembunuhan hingga perusakan fasilitas kesehatan dan publik di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua itu menarik perhatian serius dari Kantor Staf Kepresidenan (KSP).

Deputi V KSP, Jaleswari Pramodhawardani menyatakan bahwa KKB di Papua sudah melakukan tindakan yang jelas-jelas melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). Oleh karena itu, ia pun meminta segera kelompok tersebut menghentikan aksi brutal yang tidak berkemanusiaan itu.

Terlebih lagi aksi kejahatan mereka diarahkan kepada masyarakat sipil, fasilitas layanan publik, fasilitas kesehatan dan pendidikan.

“KKB harus segera menghentikan tindakan yang sama sekali tidak memiliki rasa kemanusiaan ini. Aparat harus bertindak dan melakukan penegakan hukum secara tegas dan tuntas atas serangkaian aksi teror KKB,” kata Jaleswari Pramodhawardani, Senin (20/9).

Penerbit Iklan Google Adsense

Peristiwa terakhir yang dilakukan KKB yakni serangan dan pembakaran sejumlah fasilitas pelayanan publik seperti Puskesmas, Perumahan para tenaga kesehatan (nakes), Sekolah SD dan SMP. Kemudian perumahan bagi para guru serta balai-balai Kampung.

Penyerangan ini terjadi di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Selasa (14/9). Sehari sebelumnya, pada Senin 13 September 2021, KKB juga menyerang dan membakar Kantor Kas Bank Papua, pasar, Puskesmasndan SD Inpres di Kiwirok. Serangkaian aksi yang mengganggu dan menimbulkan ketakutan di masyarakat tersebut telah berdampak setidaknya pada 11 orang nakes. Dari jumlah tersebut, sebagian mengalami luka-luka, ada juga yang meninggal dunia dan satu masih dinyatakan hilang.

Kabar terakhir yang diterima KSP menyebutkan, salah satu korban meninggal dunia yakni perawat bernama Gabriella Meilani (22). Sementara seorang nakes lain yang belum ditemukan Gerald Sokoy (28).

“Kantor Staf Kepresidenan menyatakan duka cita sedalam-dalamnya atas gugurnya pahlawan kemanusiaan seperti Ibu Gabriella Meilani, dan hilangnya Bapak Gerald Sokoy yang telah mendedikasikan hidupnya melayani warga masyarakat pedalaman di Papua,” pungkasnya.

Temukan kami juga di Google News
Presiden dan Wakil Presiden Terpilih 2024 - 2029
Sudaryono
BERITA LAINNYA

KPK Menanti Salinan Putusan Bersalah Eks Dirut Pertamina Karen Agustiawan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanti salinan putusan majelis hakim yang memvonis eks Direktur Utama Pertamina Galaila Karen Kardinah atau Karen Agustiawan bersalah melakukan tindak pidana korupsi terkait pembelian gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) yang telah mengakibatkan kerugian keuangan negara. 

Polda Metro Sudah Tahu Aliran Dana Miliaran Rupiah ke Firli Bahuri

Polda Metro Jaya santai menanggapi keterangan eks Mentan Syahrul Yasin Limpo perihal adanya aliran dana Rp 1,3 miliar kepada Firli Bahuri.

Firli Bahuri Sebut SYL Bohong soal Terima Rp1,3 Miliar

Mantan Ketua KPK Firli Bahuri meradang dengan tuduhan Syahrul Yasin Limpo mengenai adanya penyerahan uang sebesar Rp 1,3 miliar.

Yasonna Loly Ngaku Takut Ngumpetin Harun Masiku

Menkumham Yasonna H Laoly mengklaim dirinya tidak terlibat dalam upaya pelarian kader PDIP Harun Masiku.

Tindaklanjuti Putusan PT Jakarta, Gazalba Saleh Kembali Dijebloskan KPK ke Bui ? 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menindaklanjuti putusan Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta yang membatalkan putusan sela majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta yang membebaskan Gazalba Saleh.

KPK Minta 3 Orang Dicegah Keluar Negeri Gegara Terseret Kasus Korupsi APD di Kemenkes

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Direktorat Jenderal Imigrasi mencegah tiga orang bepergian ke luar negeri. Ketiga pihak yang dicegah terdiri dari ; seorang orang dokter dan dua pihak swasta.

HOLOPIS FEEDS