Mission Impossible 7, Dari Tunda Syuting Hingga Alami Kerugian Triliunan


Oleh : Darin Brenda Iskarina

JAKARTA, HOLOPIS.COM - Studio produksi film Mission: Impossible 7, dikabarkan menggugat perusahaan asuransinya atas dugaan kegagalan dalam membayar uang asuransi Covid-19.

Studio Paramount menuntut perusahaan Asuransi Federal di pengadilan di California, Amerika Serikat.

Produksi film terbaru dari franchise Mission Impossible yang dibintangi Tom Cruise dikabarkan terganggu karena pandemi Covid-19.

Proses syuting film tersebut di mulai di Venezia, Italia, pada bulan Februari 2020 lalu.

Namun harus mengalami penundaan karena salah satu tim mereka jatuh sakit. Tidak berhenti di situ saja, produksi keseluruhan pun terpaksa dihentikan sementara karena pandemi Covid-19.

Dari Italia, lokasi syuting kemudian dipindahkan ke Inggris. Itupun proses syuting tidak berjalan dengan mulus, dan harus beberapa kali ditunda dan dilakukan pengulangan.

Penghentian proses syuting terbaru, terjadi pada bulan Juni, di mana salah satu kru film positif Covid-19.

Menurut gugatan diajukan di pengadilan federal, Perusahaan Asuransi Federal telah menolak untuk membayar kerugian tersebut.

Paramount mengatakan, studio itu menanggung kerugian melebihi $100 Juta, atau 1.4 Triliun Rupiah

Tampilan Utama