Meksiko Terima 100 Jurnalis Afghanistan Yang Menyelamatkan Diri Dari Taliban
JAKARTA, HOLOPIS.COM - Lebih dari 100 jurnalis asal Afghanistan dan keluarganya telah sampai di Meksiko pada hari Rabu (23/8) dan meminta perindungan, demikian dikatakan oleh Kementrian Luar Negeri Meksiko.
Kehidupan ratusan jurnalis tersebut beserta keluarga mereka dikatakan akan berada dalam bahaya jika tetap berada di Afghanistan.
Menteri Luar Negeri Meksiko, Marcelo Ebrard mengatakan, keputusan untuk menawarkan perlindungan kepada para jurnalis itu, sesuai dengan posisi historis dari Meksiko.
"Ini tentang mereka yang mempertaruhkan hidup demi menyebarkan informasi, komunikasi, dan komitmen untuk kebebasan berekspresi," kata Ebrard.
Komite Perlindungan Jurnalis telah memperingatkan bahwa jurnalis Afghanistan tidak aman di tengah pengambil alihan kekuasaan oleh Taliban.
Dilaporkan dari Skynews, setidaknya tiga jurnalis perempuan Afghanistan telah dibunuh tahun ini, menurut Reporters Without Borders (RSF), sementara satu orang ditembak mati oleh seorang pria bersenjata pada Desember 2020.
Menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri Meksiko, direktur Berita Internasional untuk New York Times, Michael Slackman mengucapkan rasa terima kasih kepada Meksiko atas dukungan yang telah diberikan.
Slackman juga mendesak seluruh komunitas internasional untuk mengikuti contoh ini, dan terus bekerja atas nama jurnalis Afghanistan pemberani yang saat ini masih dalam bahaya.